Roamer Rasa Solo Lane: Kenapa Meta Loong Tank Honor of Kings Jadi Momok Horor di Ranked!

Abby

0 Comment

Link
Meta Loong Tank Honor of Kings
Meta Loong Tank Honor of Kings

ViralOke.com – Apa kamu pernah bertemu Loong Tank di HoK? Honor of King memang tidak pernah kehabisan cara untuk mengejutkan komunitas gamer MOBA.

Ketika kita sudah nyaman dengan satu tatanan meta, tiba-tiba muncul strategi baru yang benar-benar di luar nalar, mengubah dinamika permainan secara drastis.

Saat ini, pembicaraan hangat di kalangan pemain Ranked dan Peak adalah satu nama: Loong.

Hero yang identik sebagai solo lane bruiser tiba-tiba saja mendominasi sebagai Roamer (Support/Tank).

Fenomena yang dijuluki “penyakit baru” ini bukan sekadar tren iseng, melainkan ancaman nyata yang membuat tim lawan harus berpikir dua kali saat fase draft pick.

Lantas, bagaimana Loong, sang pendekar api, bisa bertransformasi menjadi Roamer Overpower yang begitu mematikan? Mari kita bedah tuntas, Sobat Gamer!

Meta Loong Tank Honor of Kings

Meta Loong Tank Honor of Kings
Meta Loong Tank Honor of Kings

Transisi yang Menggemparkan

Secara tradisional, Loong dimainkan sebagai Fighter atau Tank yang bertugas menjaga sisi lane sendirian. Kekuatannya terletak pada sustain dan kemampuan duel yang superior. Roamer, di sisi lain, seharusnya fokus pada inisiasi, memberikan vision, dan melindungi backline tim.

Namun, update patch terbaru HoK mengubah kalkulasi tersebut. Developer memberikan buff signifikan pada scaling awal Loong, terutama pada basis damage dan efektivitas skill miliknya di awal permainan.

Buff ini terasa ringan di solo lane, tetapi menjadi terlalu kuat ketika diaplikasikan pada role Roamer role yang mendapatkan gold paling sedikit, namun kini mampu menghasilkan pressure setara Fighter yang fed.

Mengapa Loong Roam Begitu Menyakitkan?

Kunci dari meta Loong Roam terletak pada sinergi antara skillset dan build semi-tank. Loong berubah menjadi Roam Harass (penekan) yang mampu mengganggu seluruh peta, bukan hanya satu lane.

1. Flame Palm (Skill 1)

Flame Palm kini menghasilkan burst damage yang mengagetkan di early game.

Jika dipadukan dengan support item yang memberikan sedikit tambahan magical atau physical damage (seperti item roam tertentu), Loong bisa mencicil darah Carry lawan hingga setengahnya hanya dengan satu kombinasi skill.

Lebih penting lagi, Flame Palm juga memberikan sustain yang solid, memungkinkannya bertahan dari poke musuh dan memenangkan duel 1v1 melawan Jungler atau Roamer lawan.

2. Riding the Wind (Skill 2)

Mobilitas adalah nyawa seorang Roamer. Riding the Wind memungkinkan Loong melakukan rotasi super cepat dari mid lane menuju bottom lane atau bahkan melakukan invasi jungle musuh tanpa membuang banyak waktu. Kemampuan ini sering digunakan untuk gank tak terduga, memaksa tim lawan menghabiskan spell atau bahkan menghasilkan kill cepat.

3. Build yang Sulit Ditembus

Meskipun ia berperan sebagai penyerang, Loong Roam tidak harus membangun full damage.

Mayoritas pemain sukses memanfaatkan build semi-tank hingga full tank. Dengan item seperti Resistance Boots dan Defense Armor esensial, Loong menjadi inisiator yang sangat tebal.

Ia bisa membuka perang, menargetkan backline musuh, dan tetap keluar hidup-hidup berkat sustain alaminya.

Dampak di Tier Tinggi

Di tier Ranked yang lebih tinggi, seperti Legend atau Peak, Loong Roam digunakan untuk tujuan utama: snowballing (menggandakan keunggulan tempo). Meta ini sangat agresif.

Loong akan fokus melakukan invade ke jungle musuh pada menit ke-1, mengganggu farming Jungler lawan, dan memaksa support lawan untuk membantunya.

Ketika Loong berhasil mendapatkan satu atau dua kill atau setidaknya mencuri buff, tempo permainan langsung menjadi milik timnya.

Seperti yang kita tahu, Sobat VO, di HoK, early game pressure sering kali menentukan hasil akhir. Ketika Loong sudah “nyaman” membuka map, Jungler timnya bisa farming dengan tenang, dan kemenangan pun semakin dekat.

Pro dan Kontra

Tentu saja, strategi ini menuai perdebatan. Sebagian pemain memuji inisiatif ini sebagai adaptasi jenius terhadap perubahan patch yang menunjukkan kedalaman strategi Honor of Kings. Mereka yang pro berpendapat, jika sebuah strategi efektif, itu sah-sah saja dalam ranah kompetitif.

Namun, banyak pula yang kontra. Mereka merasa Loong Roam terlalu kuat di luar nalar, mengurangi variasi hero Roamer lain, dan membuat pengalaman bermain di Ranked menjadi frustrasi.

Ketika sebuah hero non-support bisa melakukan tugas support plus damage tanpa perlu gold sebanyak carry, itu mengindikasikan adanya isu balancing.

Terlepas dari pro dan kontra, satu hal yang pasti: Loong Roam kini adalah ban priority di banyak pertandingan high tier.

Jika Loong lolos dari ban dan berada di tim lawan, bersiaplah menghadapi tekanan non-stop sejak lonceng early game berbunyi.

Ini adalah bukti bahwa di Honor of Kings, para developer mungkin merancang hero untuk satu peran, tetapi komunitas selalu punya cara kreatif untuk mengubah segalanya!

Akhir Kata

Sekian dulu artikel “Roamer Rasa Solo Lane: Kenapa Meta Loong Tank Honor of Kings Jadi Momok Horor di Honor of Kings Ranked!“, semoga postingan kali ini memberikan manfaat bagi para reader VO.

Ikuti Facebook PageTwitter dan Nyalakan push notifikasi ViralOke agar kalian tidak ketinggalan update terbaru selanjutnya ya!

Tags:

Share:

Related Post

Tinggalkan komentar