ViralOke.com – Bagi para pemburu sensasi tegang, mencari developer yang konsisten menyajikan horor berkualitas tinggi adalah sebuah harta karun.
Dan dalam beberapa tahun terakhir, nama yang selalu muncul di daftar teratas adalah Chilla’s Art.
Developer game indie asal Jepang ini telah menciptakan sebuah niche yang sangat khas: horor dengan grafis retro ala konsol PS1/N64, dibalut filter VHS yang buram, serta narasi yang mendalam berbasis legenda urban dan cerita rakyat Jepang.
Mereka tidak menjual jumpscare murahan, melainkan membangun atmosfer ketakutan yang merayap perlahan, membuat kita merasa diawasi di setiap sudut ruangan yang gelap.
Jika kamu baru ingin terjun ke dunia horor bergaya low-poly yang bikin bulu kuduk berdiri, atau kamu adalah penggemar lama yang mencari rekomendasi, berikut adalah tujuh game Chilla’s Art paling seram dan menegangkan yang wajib kamu coba.
Siapkan mental dan matikan lampu!
- Menguji Nyali dengan Piksel Retro: 7 Game Horor Chilla’s Art Paling Seram yang Wajib Kamu Mainkan
- Build Eudora Revamp 2026 Terbaru Paling Sakit: One Shot Musuh!
- Vexana Berubah Total! Intip Bocoran Skin Epic Eternal Vow Mobile Legends
- Kisah Abadi: Skin Gan & Mo Lien Indestructible di Honor of Kings
- Bocoran Skin Valentine ML 2026: Lancelot & Odette Versi “Sultan”, Harga, & Trik Dapat Murah!
Daftar 7 Game Horor Chilla’s Art Paling Seram
1. The Convenience Store (Yami no Konbini)

Tidak diragukan lagi, The Convenience Store adalah salah satu mahakarya yang mengangkat nama Chilla’s Art. Premisnya sangat sederhana kamu bekerja sebagai kasir paruh waktu di sebuah konbini (minimarket) pada shift malam yang sunyi.
Kesederhanaan inilah yang membuatnya mengerikan. Ketakutan tidak datang dari monster besar, melainkan dari keanehan-keanehan kecil: lampu yang berkedip, suara aneh dari ruang stok, hingga pelanggan yang perilakunya semakin mencurigakan.
Game ini berhasil menangkap rasa terisolasi dan paranoid yang membuat suasana minimarket 24 jam berubah menjadi sangat tidak nyaman.
2. The Bathhouse (Kaiketsu-Jima)

Chilla’s Art sering menggunakan setting kehidupan sehari-hari yang familiar, dan The Bathhouse adalah contoh sempurna. Kamu berperan sebagai seorang yang bertugas membersihkan pemandian umum (sento) kuno di tengah malam.
Sento, dengan uap dan air yang mengalir, biasanya identik dengan relaksasi. Namun, dalam game ini, setiap suara tetesan air, setiap cermin yang memantulkan bayangan samar, dan lorong sempit yang lembap terasa penuh ancaman. Game ini sangat efektif dalam menggunakan sound design untuk memanipulasi pikiran pemain, menciptakan ketakutan berbasis lingkungan yang intens.
3. The Radio Station (Kikan Hōsō)

Jika kamu menyukai horor psikologis dan narasi yang kuat, The Radio Station adalah pilihan tepat. Kamu adalah seorang penyiar radio yang harus siaran larut malam. Namun, saat siaran berlangsung, kamu mulai menerima pesan-pesan misterius yang berhubungan dengan sebuah legenda urban mengerikan.
Game ini menonjol karena fokus pada elemen cerita dan bagaimana kegelapan mulai merasuk melalui media komunikasi. Keterbatasan visual (karena sebagian besar waktu dihabiskan di studio) justru memaksa pemain mengandalkan imajinasi dan suara membuat sensasi terornya jauh lebih personal dan mengganggu.
4. The Night Delivery (Otsukaresama Desu)

Sobat Gamer, jika kamu mencari game yang menggabungkan elemen kerja lembur, isolasi, dan takhayul Jepang, The Night Delivery adalah paket lengkap. Kamu bekerja sebagai pengantar paket di malam hari. Awalnya, tugasnya biasa saja, tapi rute pengirimanmu mulai membawa kamu ke tempat-tempat yang semakin ganjil, dipenuhi dengan entitas yang menolak untuk beristirahat.
Game ini memainkan kartu ‘ancaman di pinggiran penglihatan’ dengan sangat baik. Nuansa malam Jepang yang gelap, jalanan sepi, dan pemandangan apartemen yang tampak normal namun menyimpan rahasia kelam, membuat setiap langkah terasa berat.
5. Missing Children (Mienai Kodomo-tachi)

Game ini mengangkat tema yang sangat sensitif: hilangnya anak-anak. Kamu menyelidiki serangkaian kasus orang hilang di sebuah lingkungan perumahan. Berbeda dengan horor yang fokus pada hantu tradisional, Missing Children terasa lebih dingin dan nyata, memanfaatkan ketakutan sosial dan rasa kehilangan yang mendalam.
Atmosfer tegangnya dibangun dari pencarian petunjuk yang terasa sia-sia dan pertemuan singkat dengan karakter-karakter yang menyembunyikan sesuatu. Ini adalah horor yang meresahkan karena alih-alih dikejar monster, kamu dikejar oleh rasa bersalah dan kebingungan.
6. The Caregiver (Kaigoshi)

Bagaimana jika tempat yang seharusnya aman justru menjadi penjara? Dalam The Caregiver, kamu bekerja merawat seorang lansia di sebuah rumah tua yang besar. Seiring berjalannya waktu, keanehan di rumah itu, dan juga perilaku pasien, mulai menguak sejarah kelam.
Game ini unggul dalam pacing. Ketakutan datang secara perlahan, lewat perubahan dekorasi minor atau suara langkah di lantai atas. Ini adalah horor tentang pengkhianatan dan kejutan yang datang dari tempat yang paling tidak terduga.
7. Onryo: The Shadowy Haunting

Salah satu rilis yang lebih baru dan intens. Onryo kembali ke akar horor hantu Jepang klasik (yūrei). Kamu menjelajahi sebuah apartemen yang dihantui oleh hantu pendendam (Onryo).
Jika game Chilla’s Art lainnya cenderung lebih pasif dalam menghadapi ancaman, Onryo memaksa pemain untuk lebih waspada dan gesit. Nuansa horor yang lebih langsung, dipadukan dengan desain hantu yang benar-benar mencekam, menjadikannya pengalaman yang sangat menguras adrenalin.
Mengapa Chilla’s Art Begitu Mencekam?
Sobat VO, kunci keberhasilan Chilla’s Art terletak pada kemampuannya memaksimalkan keterbatasan grafis retro.
Alih-alih merusak pengalaman, piksel yang terbatas justru memaksa otak kita mengisi kekosongan, membuat imajinasi kita bekerja lebih keras dan menciptakan kengerian yang jauh lebih personal.
Ditambah lagi, developer ini sangat mahir meramu legenda urban Jepang mulai dari yokai hingga cerita hantu kontemporer menjadi mekanik gameplay.
Mereka membuktikan bahwa horor sejati tidak butuh resolusi 4K; yang dibutuhkan hanyalah atmosfer mencekam, alur cerita yang meresahkan, dan sound design yang tepat untuk merusak ketenangan pikiranmu.
Jadi, tunggu apa lagi? Ambil headset terbaikmu, dan siapkan diri untuk tersesat di dunia piksel yang paling menakutkan!
Akhir Kata
Sekian dulu artikel “Menguji Nyali dengan Piksel Retro: 7 Game Horor Chilla’s Art Paling Seram yang Wajib Kamu Mainkan“, semoga postingan kali ini memberikan manfaat bagi para reader VO.
Ikuti Facebook Page, Twitter dan Nyalakan push notifikasi ViralOke agar kalian tidak ketinggalan update terbaru selanjutnya ya!





Tinggalkan komentar